Kartun, komik, dan bacaan lain

Posted by Suster Gila on Februari 09, 2011

Kebiasaan lama yang kambuh lagi, seperti kuman yang tadinya tidur lalu bangun dan menyebar lagi. Yang sedang dibicarakan ini adalah kebiasaan membaca komik. Sebenarnya sudah lama kebiasaan membaca kuman (baca: komik) ini saya tinggalkan. Bukan karena kuman jadi tak menarik lagi, tapi kadang perasaan malu terhadap umur mengkesampingkan keceriaan akan sebuah bacaan disebut Komik.

Komik didefinisikan oleh Wikipedia sebagai; Komik adalah suatu bentuk seni yang menggunakan gambar-gambar tidak bergerak yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk jalinan cerita. Biasanya, komik dicetak di atas kertas dan dilengkapi dengan teks. Komik dapat diterbitkan dalam berbagai bentuk, mulai dari strip dalam koran, dimuat dalam majalah, hingga berbentuk buku tersendiri.

Dalam berbagai bangsa.
Tak hanya di indonesia, ternyata hampir di semua negara komik berkembang dengan variasi cerita dan gambar. Tentunya perkembangan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti budaya, kebiasaan dan ciri khas kebangsaan penulis tersebut.

Di jepang, komik atau kartun lebih dikenal dengan manga, Manhua untuk China/Hongkong/Taiwan dan Manhwa untuk Korea.

Loh, kok malah makin berteori. Kebiasaan membaca komik tak selamanya percuma atau wasting time. Ada manfaat pula dari kebiasaan ini. asal jangan sampai salah pilih komik yang anda baca.

Lalu, komik apa yang sedang anda baca? :)

Add to Technorati Favorites

{ 0 Pasien Sudah Sembuh... read them below or add one }