Selain Jambu Karang, Apalagi yang ada di Desaku?

Posted by Suster Gila on April 04, 2011

Desa tempat aku tinggal berada di daerah perbukitan bahkan untuk orang-orang kota lebih menganggap daerah pegunungan. Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, kode pos 53356. Desa yang damai, sederhana dan apa adanya.

Salah satu objek wisata alam dan ziarah yang berada tepat di puncak gunung di salah satu sudut desaku adalah Gunung Ardi Lawet, lalu ada pula Air Terjun Karang di sisi selatan yang berbatasan dengan Desa Tanalum, dan beberapa lokasi penemuan benda purbakala.
Lokasi temuan benda cagar budaya yang paling mudah dijangkau terletak di dukuh Candipura, sayangnya benda kuno tersebut kurang terawat.

Nah inilah beberapa penampakan benda cagar budaya tersebut:
  • BATU BULAT : Sayangnya saya bukan ahli benda benda purbakala jadi tidak tahu jenis batu apakah ini, namun mitosnya siapa yang bisa mengangkat batu tersebut ke atas kepala dengan posisi bersila di tanah, maka cita-citanya akan tercapai.
Nah, setelah melihat bentuk batu tersebut apakah masih punya nyali untuk mengangkatnya? :D

  • YONI: Wikipedia mendefinisikan: (dari bahasa Sansekerta योिन, yoni) adalah kata yang mempunyai arti bagian/tempat (kandungan) untuk melahirkan. Kata ini mempunyai banyak arti, di antaranya adalah sumber, asal, sarang, rumah, tempat duduk, kandang, tempat istirahat, tempat penampungan air, dan lain-lain. Dalam buku Kama Sutra dan dalam kaitannya dengan batu candi, yoni berarti pasangan lingga yang merupakan simbol dari alat kelamin wanita. Pasangan lingam-yoni dalam arti ini juga dikenal pada situs sejarah warisan dunia Mohenjo-daro di Pakistan. Di beberapa daerah di Indonesia yoni disebut juga lesung batu karena menyerupai sebuah lesung yang terbuat dari batu.

YONI. Tampak dari atas
YONI. Bagian depan dengan motif ular
YONI.
YONI Tampak samping
Ternyata di daerah lain juga ada benda serupa yang disebut sebagai YONI, misalnya di Vietnam (gambar bawah).


YONI mempunya pasangan yang disebut LINGGA. LINGGA bentuknya seperti alu (antan) atau banyak kalangan menyebutnya sebagai Laki-laki, dan Yoni tentu saja disebut perempuan. Sayangnya saat ditemukan, Kondisi Yoni tersebut tidak lengkap dan ada bagian yang patah karena terkena cangkul dan sampai sekarang LINGGA-nyapun belum ditemukan.

Tertarik untuk melihat langsung bagaimana rupa YONI tersebut? Atau bahkan ingin mencari Lingga yang masih belum diketahui keberadaannya? Silahkan datang ke Desaku, Desa yang damai, sederhana dan apa adanya.

Add to Technorati Favorites

{ 0 Pasien Sudah Sembuh... read them below or add one }